Hi...Nice to Meet You
Powered By Blogger

Mengenai Saya

Foto saya
Musik kudu ada,Canda so pasti,Ga suka ngemil

Touring Sariater dan Bandung



Melepas Kepenatan

Bandung merupakan salah satu kota tujuan wisata banyak orang, terutama yang tinggal dan bekerja di Jakarta. Jaraknya yang cukup dekat bisa di tempuh dengan jalan darat dalam waktru 3-4 jam membuat banyak warga Jakarta jalan-jalan ke Bandung saat libur ataupun liburan. Tak terkecuali, kami juga tertarik untuk menikmati hawa yang dingin dan sejuk. Berangkat hari Jumat tanggal 22 November 2013 jam 7 pagi dengan menggunakan 1 bis Symphoni dari Pluit menuju objek wisata yang pertama yaitu Sariater (pemandian air panas).

Aku dengan b Rina
b Yanti liat sini donk?
Dalam bis aku duduk bareng dengan b Rina. Berasa capek juga dalam bis dan aku sedikit mual, karena aku memang jarang sekali naik bis yang ber-ac dalam waktu agak lama. Ditambah lagi jalan menuju Sariater berbelok-belok. Tapi akhirnya kami sampai juga ke tujuan pertama yaitu objek pemandian air panas. Aku tidak ikut mandi di air panas, aku hanya membasahi kakiku dengan mencelupkan ke air panas. Airnya cukup enak di kaki, perasaan capek selama dalam perjalanan dari Jakarta, hilang seketika. 

Sebelum pada nyemplung, enaknya gaya dulu ahhh....ayo teman-teman semua gaya cibi-cibi ya??? Satu...dua...action.....

Satu...dua...chisss...

hemm...yg penting gaya
Basah...pren...
Ayo...kumpul dulu
Makanya beli hape donk...
Maklum msh amatir
Itu tas...kenceng banget pegangya
Ngetes...air dulu ahh...

Wajah-wajah lelah
Dua....dua...smile...
Tarik pir....
Bang...pesan 1 ya...
Yah...lumayanlah untuk refresing....Kita mampir di penjualan tahu khas bandung, terus di heritage, terus mampir di...di...aduh lupa deh namanya. Walau badan capek tapi kita tetap semangat. Kita pulang dari Bandung sekitar jam 7 malam, nyampe Jakarta (Tarki) sekitar jam 11 malam. Cu...teman-teman...muach...  














Cara Membuat NPWP Online

NPWP adalah kepanjangan dari Nomor Pokok Wajib Pajak yaitu sebuah identitas atau nomor yang diberikan kepada wajib pajak sebagai sarana untuk administrasi perpajakan dan melaksanakan hak dan kewajibannya yang berhubungan dengan perpajakan.
Sedangkan fungsi dari NPWP tersebut adalah : sebagai identitas wajib pajak dalam rangka melaksanakan hak dan kewajiban perpajakan serta sarana dalam tata tertib perpajakan.

Baiklah secara singkat sudah saya ceritakan mengapa kita harus mempunyai NPWP. Nah...sekarang saatnya saya akan memberitahu langkah-langkah membuat NPWP secara online. Trengg....langsung dipraktekkan ya?

1. Ketik www.ereg.pajak.go.id
2. Pilih Daftar Baru atau New Account (lalu muncul kotak dialog)
3. Isikan data yang sesuai dengan KTP
4. Login dengan memasukkan username dan password seperti yang sudah dibuat tadi
5. Pilih untuk Pribadi
6. Kolom Identitas Umum : untuk pengisian kode wilayah klik tanda mata biru di samping kolom yang disediakan dan untuk status usaha (bagi pribadi) klik karyawan yang tidak melakukan pekerjaan bebas
7. Kolom Korespondensi : isi saja sesuai dengan domisili KTP dan No. Telp wajib diisi (jika tidak punya ketikkan saja sembarang)
8. Kolom Wajib Pajak Orang Pribadi : hanya mengisi tanggal lahir dan identitas pengenal (KTP)
9. Jika selesai klik Daftar
10. Cetak kedua berkas yang ada yaitu Formulir Registrasi dan SKTS (Surat Keterangan Terdaftar Sementara)

Pada bagian SKTS anda dapat melihat Kantor Pelayanan Pajak (KPP) mana yang sesuai dengan domisili KTP anda.

Untuk mendapatkan kartu NPWP, anda harus menukarkan formulir tersebut ke KPP yang tertera di SKTS atau juga bisa mengirimkan formulirnya melalui kantor pos ke alamat KPP yang sudah di pilih. Tapi hal mengirimkan formulir melalui kantor pos ini tidak saya lakukan. Tapi saya datang langsung ke KPP untuk menukarkan formulir (jangan lupa membawa fotocopi KTP 1 lembar), kemudian ambil kartu antrian. Usahakan datang pagi agar nomor antrian anda tidak nomor yang besar. Tunggu dipanggil, kemudian serahkan bukti yang sudah kita cetak, dan....5 menit kemudian NPWP sudah jadi.

Selamat Mencoba dan Dijamin Berhasil...cu....



SAATNYA...

Sekitar jam setengah 12 siang, saya beserta teman-teman berangkat dari Tarakanita 4 Pluit menuju daerah Tangerang, tepatnya di Serpong di restoran Pondok Kemangi daerah BSD (Serpong) hari Rabu tanggal 17 Juli 2013. Sampai di sana sekitar jam 1-an. Kami sudah disambut oleh pelayan restoran dan sudah tersedia makanan pembuka yaitu tempe mendoan dan minumannya adalah es.


Adapun acara yang akan kami laksanakan adalah acara purna tugas tiga orang teman kami yaitu b Lis, b Yanti dan p Parwi. Kata sambutan pertama oleh p Yohanes selaku pimpinan pada waktu mereka bertugas dan diikuti sambutan dari ke-3 rekan kami yang sudah purna tugas. Selesai kata sambutan adalah acara pemberian kenang-kenangan kepada rekan-rekan yang purna tugas.

Setelah itu adalah acara yang sangat ditunggu-tunggu yaitu makan siang. Asik......dan jangan lupa 1 meja hanya boleh diisi 10 orang. Jika lebih harus mengisi meja yang lain. Makanannya cukup lumayan menunya, antara lain ada udang, sop, ikan gurame, sate, kerang, cumi, kangkung, karedok, buah dengan minuman es teh. Ini sebagian photo2 kami disana.
Pelan-pelan pak, ntar keselek
Ini lagi doa apa kaget
Jiahhh.....piring semua da kosong

Kenapa jamnya diliatin melulu...

Posisi duduk yang suka-suka

Bagus....bbm-an terus

Aku berdirinya di pojok ya? Keliatan kan...

Sekali lagi gaya sebelum pulang...cizzzz
Gaya dulu ah sebelum pulang
Photo bersama sebelum pulang

Oke...teman-teman saatnya kita pulang, jangan lupa besok kerja lagi. Hemmm...kenyang banget, ak pulang bareng dengan b Lena yang searah denganku.

AIR MELANDA TEMPAT KERJAKU

Pada tanggal 17 Januari 2013, Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, mengumumkan status darurat banjir untuk Jakarta. Banjir yang melanda Ibu Kota menyebabkan ratusan sekolah terendam air. Selain curah hujan yang tinggi sejak bulan Desember 2012, sistem drainase yang buruk dan jebolnya berbagai tanggul di wilayah Jakarta, banjir ini juga disebabkan meningkatnya volume sungai yang melintasi Jakarta. Tercatat Bogor, Bekasi, Depok, dan Tangerang juga mengalami hal yang sama pada masa ini.

Pada tanggal 18 Januari, menyusul jebolnya tanggul latuharhari, daerah Pluit ikut terendam. Tidak terkecuali sekolah tempatku bekerja juga terkena dampak banjir. Siswa diliburkan lebih kurang 2 minggu. Banjir mencapai 2 meter di gedung lama lantai 1 dan menghancurkan semua yang ada. Banjir datang jam 2 pagi dan dengan waktu yang sangat cepat sudah menenggelamkan lantai 1 gedung lama. Banyak sekali yang tidak bisa diselamatkan, antara lain : lemari banyak yang rusak, speaker aktif untuk komputer, buku-buku pelajaran, rapot dan alat tulis lainnya. Belum lagi di ruangan fotocopi, mesin cetaknya pada rusak, mesin cuci di dekat tangga menuju goa maria juga terendam banjir dan masih banyak lagi.

Selama banjir, guru dan karyawan unit Pluit selalu memantau perkembangan banjir dengan menggunakan perahu karet yang sudah disiapkan oleh yayasan untuk transportasi ke sekolah. Dengan bantuan perahu inilah para guru dan karyawan saling bergantian menuju Tarakanita. Khusus guru dan karyawan yang laki-laki saling bergantian untuk menginap di sekolah, karena di saat situasi beginilah banyak oknum yang tidak bertanggungjawab mengambil kesempatan untuk mengambil barang-barang yang berharga, apalagi di Tarakanita banyak alat elektronik.

Selesai banjir, saatnya para guru dan karyawan membersihkan lingkungan sekolah. Dengan bergotong royong dan mengundang juga mobil pemadam kebakaran untuk menyemprot lumpur yang di lapangan. Lebih seminggu kami membersihkan lingkungan sekolah, apalagi selama banjir ruangan pasti sangat bau dan berantakan.

Tapi ada hal yang aku suka ketika air mulai surut. Karena lokasiku agak rendah dan dekat mall, aku melihat banyak sekali ikan yang tersesat di depan tempat kerjaku. Teman-teman ada yang menggunakan jaring untuk menangkapnya dan ada juga dengan menggunakan alat seadanya, seperti ember. Asik juga melihat ribuan ikan yang berenang dengan posisi air sudah mulai sedikit.

Ini beberapa photo yang bisa aku perlihatkan selama banjir sampai beres-beres tempat kerja.














Photo di atas adalah sebagian aktifitasku dan teman-temanku selama banjir dan sesudah banjir. Ngomong-ngomong kalau dilihat dari photonya ada yang sedih ga? Hemmm.....sepertinya semua dapat menikmatinya sambil bergaya......ciiissss.......tetap smile......